Aku hanya bisa melihatmu di malam hari, yang sunyi, saat sendiri.
Memenuhi ruanganku yang sempit.
Aku takut.. Bukan, aku benci karena tak sanggup meraihmu dengan tanganku sendiri.
Agar 'kamu' berhenti..
Agar bayanganmu berhenti berputar-putar..mengejarku, yang tetap di tempat.
Yang lelah karena tak berhenti menghindar, menyembunyikan, meninggalkan, masalah yang tak benar-benar terselesaikan.
Bayangmu adalah seperti yang pernah kukatakan..
ada ribuan, di setiap kedipan.
Menghantuiku di saat maupun tak di saat aku terpejam..
Menghantam ingatan yang semakin enggan hilang..
Meninggalkan bekas luka, yang sampai saat ini masih basah dan menganga..
Kita benar-benar sudah tak pernah bertemu,
tapi aku masih saja bisa melihatmu.
Bertahun-tahun yang lalu masih terasa seperti hari kemarin bagiku.
Kebencian itu membekas selamanya dan rasa sakit terasa segar setiap harinya.
Tak ada yang berbicara, hanya pikiran yang bergelut setiap bayangannya ada.
Ingatan ini semakin jelas jika aku semakin ingin lupa..
Dunia tak lagi di pihakku..
ini yang namanya kerusakan, yang tak dapat diperbaiki..
Ruang dan waktu bahkan tak mampu mengimbangi..
Semakin berat langkahku saat semakin jauh jalan yang kulalui.
Tak ada kesalahan yang lambat laun memudar,
justru semakin kuat menimbulkan kebencian.
Bayangan ini seperti cambuk untukku.
Bayangan ini bukan mimpi burukku,
bayangan ini kenyataan buruk bagiku.
Selamanya harus kusanding bayangan ini,
bersama kesalahan yang terlanjur mustahil diperbaiki.
sakitnya tak bosan menghuni hati..
aku benci, sangat benci ini..
tali yang rentan ini berakhir.
seperti ini..
![]() |
| dandyvonnuetzen.blogspot.com |
Memenuhi ruanganku yang sempit.
Aku takut.. Bukan, aku benci karena tak sanggup meraihmu dengan tanganku sendiri.
Agar 'kamu' berhenti..
Agar bayanganmu berhenti berputar-putar..mengejarku, yang tetap di tempat.
Yang lelah karena tak berhenti menghindar, menyembunyikan, meninggalkan, masalah yang tak benar-benar terselesaikan.
Bayangmu adalah seperti yang pernah kukatakan..
ada ribuan, di setiap kedipan.
Menghantuiku di saat maupun tak di saat aku terpejam..
Menghantam ingatan yang semakin enggan hilang..
Meninggalkan bekas luka, yang sampai saat ini masih basah dan menganga..
Kita benar-benar sudah tak pernah bertemu,
tapi aku masih saja bisa melihatmu.
Bertahun-tahun yang lalu masih terasa seperti hari kemarin bagiku.
Kebencian itu membekas selamanya dan rasa sakit terasa segar setiap harinya.
Tak ada yang berbicara, hanya pikiran yang bergelut setiap bayangannya ada.
Ingatan ini semakin jelas jika aku semakin ingin lupa..
Dunia tak lagi di pihakku..
ini yang namanya kerusakan, yang tak dapat diperbaiki..
Ruang dan waktu bahkan tak mampu mengimbangi..
Semakin berat langkahku saat semakin jauh jalan yang kulalui.
Tak ada kesalahan yang lambat laun memudar,
justru semakin kuat menimbulkan kebencian.
![]() |
| lava360.com |
Bayangan ini bukan mimpi burukku,
bayangan ini kenyataan buruk bagiku.
Selamanya harus kusanding bayangan ini,
bersama kesalahan yang terlanjur mustahil diperbaiki.
sakitnya tak bosan menghuni hati..
aku benci, sangat benci ini..
tali yang rentan ini berakhir.
seperti ini..


Komentar
Posting Komentar