Haiii bloggers! Haii RizukiCanistic ๐
Selamat malam kamis (ga spesial amat)
Sekarang aku lagi kesepian sendirian di kamar (jgn lgsg dkira jomblo ya, gw pny pacar ๐) tp kayaknya aku ga sendirian deh di kamar. Ada siapa yaaa?? Yang pasti makhluk Tuhan lainnya yang tak kasat mata, hehe..
Aku mau berbagi cerita mistis nih, cerita yang sering tidak dipercayai oleh banyak orang, tapi sebenarnya benar2 terjadi..
Aku gadis biasa yang cenderung tidak punya banyak kelebihan (iya ini kedok -_-) apalagi suatu kelebihan indra ke-6. Tapi ga tau kenapa dari kecil aku sering menemui hal-hal yang tak kasat mata dan telinga.
♥Suara Perempuan Menaikki Tangga
Sejak lahir sampai umur 16tahun aku tinggal di
daerah X. Dan sejak kecil aku bener2 penakut. Setiap malam aku tidur dengan kakak perempuanku, dan setiap malam pula aku tidak tidur tapi justru menangis membangunkan kakak ku. Itu lah aku di hampir setiap malam. Tak jarang pula kakak ku memarahiku karena membangunkannya dan merengek-rengek minta di antarkan ke kamar ibu.
Kamarku terletak di lantai atas, sedangkan kamar ibu ku di lantai bawah. Entah kenapa waktu kecil aku selalu tak bisa tidur. Aku selalu takut dan menangis.
Beberapa kali aku keluar kamar dan duduk di atas tangga sambil menangis malam-malam, membuat orang yang lewat di bawah kaget melihatku.
Hal itu justru membuatku semakin takut.
Suatu malam, seperti biasa aku tak bisa tidur dan menangis pelan di samping kakak ku yang sudah terlelap. Kali ini aku tidak berani membangunkannya, karena aku tau dia akan marah.
Sambil keringatku mengalir perlahan akan suasana yang semakin hening karena sudah tengah malam, tiba2 aku mendengar seseorang melangkah menaiki anak tangga. Aku tau betul bagaimana suara kaki yang sedang menapaki tangga yang menuju kamarku ini. Baru 3 kali melangkah, kaki itu berhenti. Aku hanya menunggu suara selanjutnya sambil terbaring kaku di ranjangku. Kemudian aku mendengar seorang wanita tertawa lirih. Mataku melotot, dan badanku kaku. Kemudian suara itu menghilang.
♥Cahaya di antara Kegelapan
Masih di rumah ini pula aku tinggal. Aku sudah tak begitu takut lagi untuk tidur. Kebetulan kamarku dan kakak ku sudah pindah dari tempat sebelumnya. Mungkin memang ada sesuatu di kamarku yg dulu.
Saat itu aku baru saja remaja kalau tidak salah.
Seperti hari2 sebelumnya aku dan keluargaku menonton tv di ruang tengah. Kebetulan di depan tv ada kasur kecil, sehingga aku dan ibu ku sering menonton tv sambil tiduran.
Suatu malam, ketika aku sedang menonton tv bersama, aku sangat mengantuk, dan aku tertidur di kasur depan tv.
saat aku tersadar, aku tak bisa memastikan itu pukul berapa, karena seluruh ruangan di rumahku sudah gelap. Tak ada cahaya sedikitpun. Aku menyadari bahwa semuanya sudah tidur dan tidak ada yang membangunkanku yang ketiduran di kasur depa depan tv. waktu itu mataku hanya melek setengah, karena aku masih sangat mengantuk, kemudian aku duduk, berniat untuk pindah ke kamar ibuku. aku duduk beberapa detik dan kepalaku menoleh ke kanan, ke arah kamar ibuku. Di depan kamar ibuku terdapat kulkas. Dan di depan kulkas itu lah aku melihat sebuah cahaya.
Cahaya yang aneh. Walaupun semuanya gelap tapi aku hafal kalau di situ adalah daerah depan kulkas menuju kamar ibuku.
Cahaya itu berwarna putih, putih sekali. Bentuknya (mungkin) bulat. Dan dia melayang di daerah depan kulkas.
Keanehannya adalah, kalau dia semacam cahaya senter/alat penerang lainnya, dia akan bersinar dan menerangi benda2 di sekitarnya. Tapi, cahaya yg kulihat itu sama sekali tidak menyinari benda apapun di sekitarnya. Aku tak bisa melihat apapun di sekitar cahaya itu karena seluruh ruangan di rumahku malam itu lampunya sudah dimatikan. Cahaya itu hanya bersinar pada dirinya sendiri.
Aku masih belum begitu sadar saat itu. Aku berdiri, dan berjalan mendekatinya, tujuanku saat itu hanyalah menuju kamar ibuku. Saat aku hendak melewatinya cahaya itu tiba2 hilang begitu saja.
♥Rumah Baruku
Saat aku berusia sekitar 17tahun, aku dan keluargaku pindah rumah ke daerah Y masih di kota yang sama. Kami pindah karena rumah lama kami akan diberikan ke kakak laki-lakiku yang sudah berkeluarga.
Rumah baru kami lebih besar dari rumah kami sebelumnya. Tapi, rumah ini terlihat sangat singup dan tidak terurus seperti rumah yang sudah lama tidak dihuni.
Tembok yang berwarna putih itu terlihat kusam dan luntur. Halaman depan rumah penuh dengan lumut yang licin. Ubin pun tebal dengan debu.
Yang membuat rumah itu lebih seram adalah pohon kelengkeng besar yang ada di halaman depan yang sudah mati. Katanya warga sih pohon itu dulunya memang sengaja dimatikan oleh si pemilik rumah, entah apa alasannya. Usut punya usut, ada makhluk halus yang tinggal di dalamnya.
Hmmm..
Kebetulan pemilik rumah ini awalnya adalah kerabat keluargaku sendiri, jadi aku pun cukup mengenal keluarga mereka.
Belum apa2 aku sudah mendengar cerita yg tidak2.
Katanya ada yg pernah melihat hantu wanita di garasi. Ada juga yang melihat 2 bocah berlarian di dalam rumah kemudian menghilang setelah menaiki tangga. Kemudian pintu kamar yang berkali kali terbuka meski sudah ditutup rapat. Ada pula yang tengah malam mendengar suara kaki yang dipenuhi gelang menari nari di lantai ruang tamu. Parahnya ada juga anggota keluarganya yang sedang tidur di depan tv, tiba2 kepalanya di injak oleh anak kecil.
Hiiiikkksss.. ๐ฅ
Serem kan yaaaahhh.
Sebelum barang2 kami diangkut ke rumah itu, bapak ku sudah menyuruh orang untuk menebang pohon kelengkeng tsb. Tapi para pak penebang pohon tak pernah datang di hari berikutnya setelah melihat lihat kondisi pohon tsb. Begitu seterusnya hal yg sama terjadi pada setiap penebang pohon yg dipanggil. Mereka tak pernah datang kembali untuk menebang pohon entah apa alasanya.
Sampai suatu hari ada pak tua yg mau menebang pohon itu. Itu pun harus berakhir dengan kepala pak tua yg berdarah akibat tertimpa ranting pohon.
♥Ada yang Meniru Suaraku
Setelah rumah ini diperbaiki dan dicat ulang, keluargaku mulai tinggal di sana. Suatu siang orangtuaku berpamitan akan pergi keluar untuk membeli sesuatu. Di rumah baru ini tinggal aku dan kakak perempuanku yg sedang duduk2 di depan tv.
"Ambilin hp ku dong di kamarmu" ucap kakak ku.
Kebetulan aku mendapat kamar paling belakang yaitu dekat dengan dapur. Tanpa berpikir panjang aku langsung beranjak ke kamarku dan mengambil hp nya.
"Eh kamu tadi bilang apa?" Tanya kakak perempuanku.
"hah emang bilang apa"
"Tadi pas kamu di dalem kayaknya ngomong sesuatu"
"hah enggak aku ga ngomong apa2"
"masa sih? Tadi aku denger kamu ngomong sesuatu, ngomongnya pelan sambil setengah nyanyi."
"sumpah aku ga ngomong apa2".
"......"
♥Suara Wanita dari dalam Rumah
Bel sekolah berbunyi nyaring membuat aku dan teman2 sekelas ku bersorak. Bel pukul 13.30 ini adalah bel pulang kami. Aku langsung menghampiri temanku untuk pulang bareng.
Kebiasaan ku dengan temnku yg satu ini adalah menggosip ria. Di jalan kami habiskan untuk bercanda, menggila tak ada habisnya.
Bahkan sampai di depan rumahpun kami masih belum selesai bercerita. temanku bahkan mematikan mesin motornya dan melanjutkan cerita di depan rumah.
Di saat aku dan temanku sedang asyik bercerita tiba2 aku mendengar seorang wanita berbicara dari dalam rumahku. Dia berbicara dengan nada yg tinggi sehingga suaranya dapat kudengar dari luar. Aku tidak dapat memastikan, tapi kira2 begini kalimatnya,
"Loh itu siapa?" Kata wanita itu. Entah kenapa aku merasa wanita itu sedang mengawasiku dan temanku dari jendela dalam rumah.
Temanku yg tadinya nrocos bercerita tiba2 diam karena juga mendengar ada yg berteriak dari dalam rumahku.
"Kok temennya ga di ajak masuk?" Lanjut suara wanita itu.
Temanku langsung bertanya padaku "itu ibuk mu ya?"
Aku hanya menggelengkan kepalaku. Aku yakin suara itu bukanlah suara wanita anggota keluargaku atau suara wanita yg kukenal.
Usai asyik bercerita, akhirnya temanku memutuskan untuk pulang. Aku pun membuka pagar dan masuk ke dalam rumah. Rumahku tampak sepi tak terlihat ada orang. Kemudian kakak laki2ku muncul dan aku bertanya "yang lain pada kemana?"
dan dia menjawab "lagi keluar dari tadi"
"Eh kamu tadi neriakin aku ya dari dalam rumah?" Tanyaku.
"Hah enggak aku baru bangun tidur".
♥Wanita di dalam Kamarku
Aku tak pernah bisa tidur nyenyak di kamarku. Aku selalu terbangun antara pukul 00.00-03.00 . Kemudian posisi ranjangku diubah. Setelah itu aku baru bisa tidur untuk beberapa hari. Suatu hari aku tak sengaja mendengar percakapan orangtuaku yang mengatakan bahwa konon katanya di bawah posisi ranjangku yg sebelumnya itu adalah bekas sumur.
Hmmm... mudah2an tdk ada sadako -_-
Suatu malam aku sengaja tidur sekitar pukul 9. Tapi sialnya pada tengah malam tiba2 aku terbangun dan tak bisa tidur..aku langsung saja mengambil hp ku dan mencari cari aktivitas dengan online sosial media. Setelah sekitar 2 atau 3 jam, akhirnya aku lelah. Ku taruh kembali hp ku di sebelah bantal, dan mataku terasa sangat berat. Beberapa kali aku menguap karena mengantuk. Tapi rasanya aku tidak mau tertidur, entah kenapa aku ingin tetap terjaga.
Tiba2 aku melihat sesuatu di sekitar jendela. Sesuatu yang aneh. Bentuknya tidak jelas, warna nya hitam, dan bergerak gerak. Aku tak bisa berbuat apa2 dan hanya terus memandanginya. Kemudian dia semakin jelas. Ternyata sesuatu hitam tersebut merupakan rambut sosok wanita. Semuanya kemudian menjadi jelas, mulai dari atas sampai ke bawah. Rambutnya hitam pekat. Wajahnya putih pucat dan menunduk. Bajunya putih panjang tak terlihat kaki dan tangannya. Dia mengambang tak menapak di ubin. Tubuhku hanya terpaku dan mataku tak berkedip melihatnya. Kemudian wanita itu melayang ke samping dan menembus tembok. Aku berusaha membebaskan diriku dari kekauan itu. Tidak lama kemudian aku melihat bahu wanita tadi muncul kembali dari tembok. Sebisa mungkin aku bangun dan duduk. Aku melihat ke depan dan wanita itu sudah menghilang.
♥Tawa Kuntilanak
Setelah kejadian di malam itu, aku tidak punya cukup keberanian untuk tidur sendiri. Aku meminta ibuku untuk tidur menemaniku.
Suatu malam, lagi2 aku terbangun, dan lampu kamarku sudah padam. Tiba2 aku mendengar suara tawa. Tawa mbak kunti yang sangat keras dari arah atas kepalaku. Dia tertawa berkali-kali.
Mulai saat itu aku sadar, bahwa dunia kami sangat berbeda. Aku mendengar tawanya sangat keras dan jelas. Tapi aku yakin ibu yang tidur di sampingku tak dapat mendengarnya. Aku merasakan ada batasan antara dunia kami. Karena suara itu terdengar sangat dekat tapi dari tempat yang berbeda.
♥Anak Kecil di Pintu Kamarku
Aku punya 1 keponakan. Dia masih kelas 1 SD saat aku kelas XII SMA. Dia sering dititipkan ke ibuku sementara orangtuanya sedang bekerja.
Siang itu dia dimarahi oleh ibuku karena tidak mau tidur siang. Karena takut dengan amarah ibuku akhirnya dia mau tidur siang di kamar ibuku.
Sementara aku hanya sibuk dengan HP di kamarku.
Siang beranjak menjadi sore, dan langitpun mulai mendung. Sepertinya akan turun hujan.
Tiba2 aku mendengar suara langkah kaki di dapur, sepertinya suara adik keponakanku. Kemudian langkah kaki itu mendekat ke kamarku dan berhenti di depan pintu. Lalu aku melihat tangannya mendorong pintu kamarku yang tadi kututup. Tapi dia tetap berdiri di sana.aku hanya menengadahkan kepalaku dan berpura pura tidur. Meski aku tak begitu bisa memastikan bahwa dia adalah adikku, karena di luar sangat mendung dan lampu di dalam rumahku tidak ada yang dinyalakan. Tapi memang ada seorang bocah sebesar adikku yang berdiri di depan pintu kamar. Kemudian dia menyandarkan bahunya di samping pintu kamarku dan menatapku lama. Aku tetap diam dan berpura pura tidur. Lalu anak kecil itu melangkah pergi. Aku bangun dan pergi ke kamar ibuku, hanya berniat untuk mengambil selimut lantaran udara semakin dingin.
Di sana aku melihat adik keponakanku tertidur sangat sangat lelap. Kemudian ibuku yang berada di sampingnya menoleh ke arahku dan berkata, "ada apa?"
"Barusan adik bangun ya?" Tanyaku.
"Enggak, dari tadi dia tidur. Memangnya kenapa?"
"...."
Lalu siapa?
❤ Siapa lagi itu?
Minggu pagi saat subuh tiba-tiba aku terbangun. Kemudian aku mendengar suara adzan subuh, tapi tidak selesai karena tiba-tiba listrik di daerah sini padam. Aku berkata dalam hati, "kalau adzannya tidak kedengaran bisa-bisa bapak telat berangkat ke masjid untuk sholat subuh". Beberapa waktu berselang ada suara langkah di dalam rumahku yang keluar dari kamar mandi, setelah itu berjalan melewati depan kamarku. Aku berpikir "oh ternyata bapak mau pergi ke masjid. pasti sudah sangat terlambat".
Suara langkah itu melewati depan kamarku dan menuju ke garasi. Suara langkahnya sangat jelas lho. Aku hanya berkata dalam hati kenapa bapakku lewat garasi? Karena jika pergi ke masjid bapakku tidak pernah liwat situ. Kemudian suara langkah itu menuju keluar (sudah keluar dari garasi), dan di saat itu pula breess... turun hujan.
Lama aku berdiam diri akhirnya aku keluar dari kamar berniat untuk membangunkan ibuku. Saat itu di dalam rumahku sangat gelap karena lampu padam, dan di luar mendung hujan. Jadi tak ada cahaya. Aku mengetuk pintu kamar orangtuaku. Setelah itu terdengar seseorang berjalan dari dalam membukakan pintu. Dan sangat terkejut aku saat tau ternyata bapak yang membukakan pintu dengan wajah seperti baru bangun tidur. Padahal dari tadi aku tidak dengar bapak pulang dari masjid.
Kemudian aku bertanya, "lhoh bapak baru bangun?".
"Iya."
"lhoh tadi kayaknya udah bangun, lewat depan kamarku."
"Enggak."
Dan langsung dicek satu rumahku tidak ada tanda-tanda apapun. Tidak ada pintu yang terbuka, termasuk pintu garasi (rolling door).
Aku tidak berharap kalian percaya pada ceritaku seperti yang lainnya, tapi inilah yang benar2 aku alami.
Komentar
Posting Komentar